by

5 Persiapan sebelum Membuat CTA untuk Desain Banner Online

-Bisnis-860 views

Dalam pembuatan desain banner online, tak pernah lepas dari CTA. Apa sih CTA itu? CTA adalah kependekan dari Call to Action. Fungsinya untuk mendorong target audien untuk menelusuri lebih lanjut tujuan dari pembuatan banner. Baik di sosial media maupun website. Kadang bisa juga untuk menarik database dari target audien. Sebelum membuat CTA, siapkan 5 hal ini lebih dulu.

  1. Kerahkan Kreativitas pada Nilai Tambah

Tak masalah jika sekarang banyak yang menggunakan banner online untuk keperluan promosi. Sebab, kesuksesan sebuah banner terdapat pada sisi kreativitas si pembuatnya. Bukan semata dari segi tampilan. Banner yang efektif bisa memenuhi kebutuhan terpenting dari target audien. Biasanya dalam bentuk solusi yang bersifat mendesak.

Untuk menarik perhatian target audien, susun apa saja nilai tambah yang ingin Anda berikan pada mereka. Pastikan nilai tambah tersebut sangat mereka butuhkan. Kemudian terapkan dalam poin-poin ringkas agar mudah ditangkap isinya. Posisikan persis di atas tombol CTA agar mereka bisa menelusuri lebih lanjut untuk keperluan transaksi atau sekadar melihat informasi yang Anda berikan.

Nilai tambah juga bisa berbentuk diskon, kupon, bonus, garansi, dan sebagainya. Intinya hal-hal yang bisa membuat target audien semakin ingin menggunakan produk Anda. Dengan adanya nilai tambah ini, kemungkinan besar mereka akan kembali dan kembali lagi. Apalagi kalau produk Anda benar-benar berkualitas dibandingkan milik kompetitor.

  1. Antara Penawaran sesuai dengan Kenyataan

Ini yang seringkali menjadi problematis. Banyak yang justru menggunakan banner di sosial media untuk memanipulasi suatu produk atau layanan. Mereka melebih-lebihkan kualitas produk atau layanan. Padahal aslinya tidak begitu. Sebaiknya hal-hal yang bersifat manipulatif segera hindari atau coret dari daftar kegiatan Anda.

Sebab, para audien cenderung peka terhadap praktik manipulasi. Mereka lebih suka penawaran yang didasari oleh kenyataan atau apa adanya. Jadi, saat Anda membuat desain banner online untuk kepentingan promosi, buatlah copywriting dengan tujuan agar target audien bisa memahami penawaran sejelas-jelasnya. Ini yang penting.

  1. Tingkatkan Keahlian dalam Merangkai Kalimat

Untuk membuat copywriting yang ditempatkan pada banner, memang perlu keahlian khusus dalam merangkai kalimat. Anda bisa gunakan teknik dari buku “The Psychology Influence of Persuasion” karya Robert B. Cialdini. Intinya, bagaimana cara agar penawaran yang Anda buat bisa bikin target audien jatuh hati pada pandangan pertama.

  1. Warna Tombol Apa yang Mengundang Klik?

CTA itu ibarat kanvas tempat Anda menumpahkan kreativitas. Termasuk pembuatan tombolnya? Betul. Hal yang tak kalah penting dalam membuat tombol CTA adalah belajar tentang psikologi warna. Apa saja warna yang paling menarik perhatian target audien? Warna yang paling mencolok tentu merah, lalu kuning, dan warna-warna kontras.

Sesuaikan dengan hasil desain secara keseluruhan. Jika keseluruhan desain menggunakan kombinasi warna hitam untuk tulisan dan putih untuk background, maka pilih warna merah saja. Buat tombol CTA menggunakan warna yang paling mencolok dari keseluruhan desain banner. Apa pun itu. Biar pandangan target audien langsung tertuju pada tombol tersebut.

  1. Berapa Ukurannya?

Besarnya ukuran tombol CTA harap sesuaikan dengan keseluruhan desain. Jadi tidak terlalu kecil atau terlalu besar. Pas. Soalnya penerapan tombol CTA yang benar bisa mengundang klik lebih dari 50% pengunjung. Serius. Sayang jika kesempatan besar ini Anda lewatkan.

Sekarang sudah jelas ya apa saja yang perlu dipersiapkan dan dipertimbangkan dalam pembuatan CTA. Sekali lagi, CTA adalah kanvas untuk menumpahkan kreativitas Anda. Hasil desain banner online yang Anda buat tergantung pada kemampuan Anda dalam mengaplikasikan kelima poin di atas.

News Feed